Posts

Pemilu dan Suara Tuhan

Image
Apakah Anda sudah punya pilihan pada Pemilu nanti? Bila belum, jangan khawatir, ada banyak orang seperti Anda, tidak terkecuali saya. Sangat manusiawi jika kita sulit menentukan pilihan disaat alternatif yang tersedia begitu berlimpah.   Terlebih jika pilihan yang ada nyaris sama dan sebangun. Itulah yang kita hadapi pada Pemilu legislatif pada 9 April ini. Lalu bagaimana cara menentukan pilihan? Sebelum berbicara tentang cara menentukan pilihan, baiklah kita dudukan dulu perkara memilih ini pada kursinya. Pertama-tama dan terutama, harus dipahami bahwa memilih adalah hak Anda. Dan, karena hak maka tersedia dua pilihan: memakai atau tidak memakaianya.   Tidak ada hukum yang Anda langgar jika tidak memakai hak memilih Anda tadi.   Tetapi Anda harus tahu konsekuensinya jika tidak memakai hak memilih Anda yakni: Anda tidak ikut menentukan siapa yang akan memimpin negara ini lima tahun ke depan. Nah, sekarang kita mulai bicara pilihan.   Jumlah parpol pe...

Cinta Yang Salah

Cinta macam apakah yang kau berikan? Kenapa begitu memabukan Membuatku terbang Melayang untuk kemudian terhempas Aku remuk bersama ampas Meski payah, aku menolak untuk tunduk Sebab malam sebentar lagi takluk Pada matahari yang panasnya akan memanggang jejakmu Dan, sebelum engkau menguap aku titipkan semua cinta yang compang camping di ujung gang menuju rumahmu Siapa tahu kelak engkau akan menengoknya Untuk kamu berikan makna baru tentang xoxo Sambil membayangkan karma yang paling perih Dago, Maret 2014

Perjalanan Ini (2)

Di ujung barat kota ini Setahun lewat Rasanya masih seperti kemarin Malam ketika bahumu menyandar terasa seperti mimpi yang aneh Angin dingin yg menusuk hingga ke tulang tak kau hiraukan Gulita yang membutakan tak sanggup menahan hasrat mu Bising yang memekakkan telinga membuatmu bergairah Matamu yang berbinar binar seolah olah menampung semua misteri yang sesaat setelah malam itu baru ku tahu maknanya  Astaga, betapa aku merindukan malam ajaib itu dengan hasrat yang terlalu rumit untuk kujelaskan (masa lalu memang terkadang sulit untuk diterangkan) Jkt 17 Feb 14

The Wolf Of Wall Street dan Cerita Tentang Uang

Image
Jordan Belfort dan Wall Street adalah adalah kombinasi yang serasi. Keduanya mampu bersenyawa dengan baik.  Belfort yang muda, bersemangat, cerdas, dan terutama, rakus bertemu dengan Wall Street yang menyediakan semua kemungkinan untuk mewujudkan semua mimpi-mimpi  duniawi dengan cara legal maupun curang.Klop bukan? Mereka seperti botol menemukan tutupnya.  Itulah tema yang diangkat dalam film The Wolf of Wall Street yang merupakan adaptasi dari buku biographi Belfort. Belfort yang pada tahun 90-an akhir menggemparkan  pasar modal dunia, wabil khusus Wall Street, setelah ia melakukan perdagangan saham secara curang dan mencuci uang hasil jarahannya di Swiss. Kala itu umurnya masih 26 tahun dan berhasil secara meyakinkan selama 22 bulan mengelabui otoritas  pasar modal AS. Dia berhasil meraup uang 150 juta Dolar Amerika dan mencuci sebagian diantaranya dengancara menyelundupkan secara fisik uangnya ke Swis. Caranya adalah melilitkan dolar pecahan seratu...

Puisi Cinta Sastrawan Besar

Image
(mural di salah satu sudut kota ini adalah kutipan dari puisi  patah hati Chairil Anwar. Saya minta maaf kepada fotografernya karena tidak bisa minja ijin)  Saya bukan pengikut “idiologi” hari valentine. Pun tidak mengakuinya sebab bagi saya, setiap hari adalah hari kasih sayang. Kita bisa mengungkapkan perasaan sayang dan cinta kita kapan saja. Meski begitu, tak berarti saya tidak menghormati mereka yang berseberangan dengan saya, bahkan pada bulan Februari ini, saya secara khusus ingin memberi “kado” tulisan tentang cinta. Maksud saya, saya memilihkan puisi cinta yang ditulis oleh penyair tenar yang selama ini mungkin dikenal hanya menulis puisi-puisi serius. Puisi-puisi mereka ditulis dengan diksi yang mengharu biru yang, meminjam istilah anak jaman sekarang, galau habis. Membaca tulisan mereka, kita akan sampai pada kesimpulan bahwa urusan cinta, kasih sayang, patah hati, bukan monopoli anak muda atau penulis teenlit. Cinta adalah urusan universal. Bahka...

Perjalanan Ini (1)

Di sini, pada ruang dan waktu, gambar wajahmu memenuhi pikiranku. Bau harum rambutmu menggantung di udara tak mau pergi. Maka biarkan aku kangen pada gelak tawamu atau  biarkan aku untuk sekadar mengenang perjalanan ini.  Sebab hanya karena kau telah menepis tanganku dan menutup mata pada isyarat yang kukirimkan, bukan berarti aku tidak terbakar rindu.  Takdir memang terkadang kita temukan pada jalan yang tak ingin kita lewati.   Jadi, apa lagi yang harus ku lakukan? Coba katakan padaku. Jkt 7 Feb 14

Awan Bulan Februari

Awan hitam dan tebal menggantung di langit pada suatu malam di bulan Februari yang dingin dan basah. Aku sudah melalui banyak malam, namun belum pernah melihat malam segulita ini sehingga sekonyong konyong membuatku sadar bahwa badai yang nenjelang bukanlah badai biasa. Bintang paling terang pun ditelan mega yang sontak dan tak terduga menghadirkan kenangan yang kini baru kusadari mengandung isyarat tentang mimpi yang kandas. Oh....tak ada bulan yang lebih mengancam dibanding Februari yang penuh hujan dan badai. Sebagai bulan kasih sayang, Februari menyimpan paradoks dalam dirinya. Jkt, Awal Februari 14