Awan Bulan Februari


Awan hitam dan tebal menggantung di langit pada suatu malam di bulan Februari yang dingin dan basah.
Aku sudah melalui banyak malam, namun belum pernah melihat malam segulita ini sehingga sekonyong konyong membuatku sadar bahwa badai yang nenjelang bukanlah badai biasa.

Bintang paling terang pun ditelan mega yang sontak dan tak terduga menghadirkan kenangan yang kini baru kusadari mengandung isyarat tentang mimpi yang kandas.

Oh....tak ada bulan yang lebih mengancam dibanding Februari yang penuh hujan dan badai.
Sebagai bulan kasih sayang, Februari menyimpan paradoks dalam dirinya.


Jkt, Awal Februari 14

Comments

Popular posts from this blog

Perjalanan Ini (1)

Puisi Cinta Sastrawan Besar

Berdusta Dengan Statistik